Postingan

Menampilkan postingan dengan label kekasih

Doa yang Ia menangkan

Sore yang teduh mengantarkan senja berlalu Gadis di seberang jalan itu berdiri menanti kendaraan berlalu lalang. Jilbabnya berkibar ringan Pesannya dua hari lalu : "Aku pingin ketemu, ngobrol-ngobrol" Aku sudah menunggunya di seberang jalan sejak 15 menit yang lalu sambil menanti antrian tempat duduk kafe yang masih ramai. "Udah lama ?" Belum jawabku dengan menggeleng. Dia menarik tanganku mencari bangku kosong Percakapan basa-basi mulanya. Menanyakan kabar, kegiatan, beberapa teman yang saling kenal. "Aku mau nanya..." akhirnya. Katanya menggantung menanti persetujuan Lalu aku mengangguk "Kenapa kamu menolak dia ?" Menolak ? Ohh yang benar saja... ini yang ingin dia bahas. Tak lama pesanan datang dan kami mulai makan. Dan pikiranku beterbangan tentangmu. Bagaimana harus kujelaskan keadaan kita ? Mungkin terasa ganjil gadis itu, Kita Dua orang yang saling menginginkan, melewati masa indah bernama saling jatuh cinta, merasak...

Sepasang Kekasih

Gambar
Selamat sore Langit, Hari ini kau menghujan biru Siang yang panas berubah menjadi sendu Langit, ini sudah minggu ke lima aku berada dalam -rumah- ini. Rasanya berjuta juta. Dari setiap orang, setiap peristiwa, setiap apa yang dilihat, apa yang di dengar, pada setiapnya akan ada pelajaran berharga untuk merenungi makna kehidupan. Kali ini aku bertemu seorang suami yang baik hati. Tiap kali aku melihatnya, aku selalu terharu, selalu takjub, selalu berjuta rasa. Saat sepasang kekasih itu harus sakit salah satu. Seperti sepasang kekasih ini. Usianya tak lagi muda, bercucu satu. Aku melihat laki-laki itu. Duduk di depan kamar istrinya yang sedang dirawat inap. Suami itu bermata lelah, dahinya berkerut, mulutnya melengkung ke bawah, Dia seperti teramat jengah dengan semuanya. Istrinya yang biasa melayani hidupnya, tengah tergolek lemah. Dia mengalami stroke ulang sehingga tak bisa berjalan. Dua kakinya lemah tak bisa digerakkan. Selain itu sang istri mem...