Postingan

Menampilkan postingan dengan label refleksi

pagi tergesa

pagi ini aku terbangun dengan tergesa, ku lihat jam di ponsel menunjukkan pukul 5.48 am aku belum sembahyang aku berjalan ke kamar mandi sambil menggerutui diri sendiri saat ku buka jendela kamar, cahaya telah memenuhi langit, memenuhi kebun, dan memenuhi kamarku... dalam hati bertanya, "masih adakah malaikat yang akan mencatat sembahyangku sesiang ini?" pagi ini begitu dingin, pukul 6. 26 am ketika aku meniupkan nafas di udara, nampak kepulan asap yang keluar dari mulut, mungkin karena semalam hujan lebat dari kejauhan samar terdengar murottal qur'an. hal yang sangat khas terjadi saat ada orang yang meninggal dunia. seorang tetangga desa meninggal kemarin sore setelah terjatuh, dia koma 3 hari sebelum izroil datang ... tiba tiba meresap rasa senyap dalam dada... kematian, ... tik tok tik tok hening tik tok tik tok ... drama kematian hampir setiap hari ku dengar, namun tak pernah bisa kujelaskan tentang hadirnya perasaan senyap yang selalu ...

sederhana yang hebat

Saya teringat, seringkali  motivator menyarankan pada kita untuk membuat list impian. Tujuannya untuk menjadikannya "real" keluar dari awang-awang pikiran yang mudah sekali terlupakan. Saya sangat setuju dengan gagasan tersebut.  Suatu kali saya mencoba tantangan Marwah Daud Ibrahim untuk menuliskan 100 keinginan yang akan kita wujudkan. Dan ternyata sulit juga untuk menemukan keinginan-keinginan tersebut. Ternyata setelah kita mencoba "merealisasikan" dalam bentuk tulisan, mencernanya dan melerainya satu persatu dan hasilnya sangat memalukan. Campur-campur tidak beraturan (seperti orangnya?! Ups). Ketika menuliskannya pertama yang saya tulis adalah impian-impian besar, 2 tahun dari sekarang, 5 tahun kemudian, 10 tahun. Lama-kelamaan saya kehabisan akal. Apalagi ya? Terkadang saya juga menulis kemudian saya menghapusnya dengan bergumam "ah.. Masak keinginan seperti ini ?!" hemm terkadang kita ragu dengan keinginan kita yang mungkin sepele. Misal rena...