Postingan

Banyu layar, dermaga Langit

Gambar
selamat malam, Langit aku sudah membaca surat elektronikmu. baru saja, petang tadi selepas maghrib. sebenarnya aku telah menerimanya semenjak pagi, namun aku menunda diri untuk membacanya. ya, terlalu lama kita tak saling menyapa, dan aku butuh mempersiapkan diriku untuk membaca suratmu yang tak bisa kuterka isinya. sejujurnya, kedatangan suratmu -entah- seperti angin musim semi tiba-tiba dan sejukkan dada. ada ucapan puji yang ku ulang berkali. kau menulis suratmu seperti tanpa beban, seperti tak terjadi apapun. kau seperti biasa, bercerita dengan lancar dan bernada bahagia. ya, paling tidak seperti itulah yang kubayangkan saat membaca suratmu. dan itu membuatku tersenyum. kau... bagaimana bisa... Langit, sungguhkah kau tak apa ? aku telah meninggalkanmu tanpa satupun pesan untuk sekian lama. aku tak menghubungimu, tak merespon semua pesanmu, hingga nampaknya kau jengah. tidakkah kau merasa sakit padaku ? paling tidak, menanyakan kenapa ? namun hal itup...

Kepastian Langit

Gambar
Banyu,  Para perempuan itu merintihi kekasih mereka Menangisi dan merasa kecewa. Pada lelaki yang mengaku mereka  -memiliki sebuah rasa-. Banyu, mereka sedang bicarakan tentang kepastian. Ya, kepastian. ... Dia bicara perempuan menyukai kepastian, kejelasan atau apalah disebutnya. Aku tak begitu tahu, bentuk apakah kepastian yang mereka harapkan itu. Is it a statement ? Symbol, just like a ring on her finger ? Or something else ? Lalu Banyu, Apakah kau juga berpikir akan memberiku kepastian ? seperti yang dirintihkan perempuan itu ? ... Banyu... tarik sejenak nafasmu... Bagiku, kau tak perlu berbuat apa-apa itu. Aku yakin dengan rasaku, dan itu cukup. Sedangkan tentang kepastian, Bukankah tidak ada yang pasti di dunia ini, Banyu ? Hanya takdir milikNya lah satu-satunya yang berhak atas kata pasti. Bagaimana bisa aku menumpu padamu yang tak pasti sedangkan janjiNya adalah pasti ? So I don’t need your words now, e...

Sepasang Kekasih

Gambar
Selamat sore Langit, Hari ini kau menghujan biru Siang yang panas berubah menjadi sendu Langit, ini sudah minggu ke lima aku berada dalam -rumah- ini. Rasanya berjuta juta. Dari setiap orang, setiap peristiwa, setiap apa yang dilihat, apa yang di dengar, pada setiapnya akan ada pelajaran berharga untuk merenungi makna kehidupan. Kali ini aku bertemu seorang suami yang baik hati. Tiap kali aku melihatnya, aku selalu terharu, selalu takjub, selalu berjuta rasa. Saat sepasang kekasih itu harus sakit salah satu. Seperti sepasang kekasih ini. Usianya tak lagi muda, bercucu satu. Aku melihat laki-laki itu. Duduk di depan kamar istrinya yang sedang dirawat inap. Suami itu bermata lelah, dahinya berkerut, mulutnya melengkung ke bawah, Dia seperti teramat jengah dengan semuanya. Istrinya yang biasa melayani hidupnya, tengah tergolek lemah. Dia mengalami stroke ulang sehingga tak bisa berjalan. Dua kakinya lemah tak bisa digerakkan. Selain itu sang istri mem...

cantik..

Gambar
aku teringat, suatu hari kau bertanya meminta komentarku ketika suatu hari kau melihat perempuan itu. kau bertanya, apakah perempuan itu cantik ? rambutnya panjang terurai lembut kakinya jenjang dan ramping kulitnya pucat seperti boneka di etalase toko pakaian lalu ku jawab, cantik kau mengangguk tak lama, kau bertanya lagi, apakah perempuan itu cantik ? seorang wanita muda berjalan membawa tas belanja, perempuan itu sedang bercanda dengan teman-temannya, dia berjilbab warna cerah, wajahnya sedikit menunjukkan timur tengah, hidungnya mancung -semampai- lalu kujawab, cantik.. lalu kau kembali mengangguk kemudian tertunduk.. sambil menatap bayangan dirimu pada sebuah kaca jendela kau berkata, banyak sekali di dunia ini perempuan cantik... Langit, jangan katakan kau merasa gelisah karena aku mengatakan mereka semua cantik. perempuan memang cantik, sayang... semua perempuan menjalani garis hidupnya menjadi cantik. namun, kecantikan seseorang itu relatif dan s...

#p

kadang aku hanya memandang dengan nanar, membaca dengan takjub, merasakan dengan syahdu, berharap dengan khusyu' a home for my heart

pagi tergesa

pagi ini aku terbangun dengan tergesa, ku lihat jam di ponsel menunjukkan pukul 5.48 am aku belum sembahyang aku berjalan ke kamar mandi sambil menggerutui diri sendiri saat ku buka jendela kamar, cahaya telah memenuhi langit, memenuhi kebun, dan memenuhi kamarku... dalam hati bertanya, "masih adakah malaikat yang akan mencatat sembahyangku sesiang ini?" pagi ini begitu dingin, pukul 6. 26 am ketika aku meniupkan nafas di udara, nampak kepulan asap yang keluar dari mulut, mungkin karena semalam hujan lebat dari kejauhan samar terdengar murottal qur'an. hal yang sangat khas terjadi saat ada orang yang meninggal dunia. seorang tetangga desa meninggal kemarin sore setelah terjatuh, dia koma 3 hari sebelum izroil datang ... tiba tiba meresap rasa senyap dalam dada... kematian, ... tik tok tik tok hening tik tok tik tok ... drama kematian hampir setiap hari ku dengar, namun tak pernah bisa kujelaskan tentang hadirnya perasaan senyap yang selalu ...

Sofia

Gambar
sabtu pagi yang kuawali dengan mereguk nikmat telaga cahaya. sabtu ini indah sekali, ketika hari cerah, angin semilir sejuk dan awan-awan putih silih berganti memayungi memberi teduh. aku menghabiskan seperempat hariku bersamanya, seorang gadis kecil berusia 9 tahun yang sangat cantik.. dia dipanggil Sofia. ketika aku datang, sambut meriahnya telah merebak diujung pintu. wajahnya yang sumringah, matanya terbuka lebar dengan tawa yang renyah. rambut sebahunya bergerak-gerak bertiupkan angin. berlari menujuku yang juga semakin rindu. cantik sekali dirimu, sayang... "mbaakk sini, aku punya hadiah!" begitu katanya ceria merangkul kuat pinggangku seraya menarik memasuki teras. tak lama kau keluar dengan membawa sebuah gelang yang bertuliskan namaku. gelang khas anak-anak yang dirangkai perhuruf dijual oleh pedagang kaki lima malioboro. aku tertawa geli sekaligus tersentuh,  ribuan terimakasih kuucapkan dalam hati. hari sabtu ini aku menemaninya bermain melihat...